Jumat, 07 Agustus 2020

Lembaga Penjaminan Mutu UIN Alauddin Makassar

Penjaminan Mutu UIN Dialog dengan UGM

 

b_300_0_16777215_0___images_img_1572.jpgPenjaminan Mutu UIN Alauddin Makassar mengadakan diskusi dengan Kantor Jaminan Mutu Universitas Gajah Mada (UGM) di ruang rapat gedung rektorat kampus II Samata, Gowa, Rabu (07/07/2010). Menurut Kepala Pusat Penjaminan Mutu UIN Alauddin Zulfahmi Alwi Ph D, diskusi tersebut merupakan evaluasi dan upaya peningkatan mutu proses pembelajaran.

"Kami sengaja mengundang perwakilan jaminan mutu UGM untuk bertukar pikiran. Terutama dalam proses 'teaching and learning process di kampus UIN Alauddin," kata Zulfahmi.

Dari Kantor Jaminan Mutu UGM diwakili sekretaris Drs Sujarwa M Hum yang menjadi pembicara. Menurutnya, untuk meningkatkan mutu, maka UIN harus berusaha mendapatkan akreditasi semua program studinya.

"Bicara mutu, tentu tak lepas soal pengakuan. Dan orientasi penyusunan spesifikasi program studi, maka UIN wajib mengakreditasi semua prodinya. Sebab hal tersebut merupakan kewajiban yang harus dipenuhi suatu universitas," ujarnya.

Sujarwa juga menambahkan bahwa hal utama yang harus dilakukan oleh UIN Alauddin sekarang ini, khususnya bagian penjaminan mutu adalah memenuhi apa yang tertuang dalam visi misi UIN Alauddin.

Hadir dalam dialog ini pengurus pusat peningkatan dan penjaminan mutu UIN Alauddin. Tampak pula rektor Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar Bali, Prof Dr I Made Titib PhD beserta para pejabat teras IHDN Denpasar Bali. (*)