Minggu, 22 Oktober 2017

Lembaga Penjaminan Mutu UIN Alauddin Makassar

Quality Assurance

CeQuence
CENTER FOR QUALITY DEVELOPMENT AND ASSURANCE 
(PUSAT PENINGKATAN DAN PENJAMINAN MUTU)

KEBIJAKAN MUTU
Sebagai Lembaga Pendidikan Tinggi yang berkualitas, UIN Alauddin Makassar mampu mengembangkan integrasi Islam, sains, teknologi, dan seni serta menghasilkan lulusan berdaya saing tinggi, berakhlak mulia dan berperadaban.


SASARAN MUTU

  • Karya penelitian tentang integrasi Islam,sains, teknologi dan seni minimal 50%.
  • Karya ilmiah staf edukatif yang dipublikasikan internasional minimal 10 buah pertahun.
  • Lulusan berkarya di masyarakat sesuai bidang keahlian dalam tahun pertama minimal 50%.
  • Tepat waktu studi minimal 80%.
  • Indeks Kinerja Dosen > 3.0 minimal 60%.
  • Lulusan mampu berkomunikasi global (TOEFL's Score minimal 450 dan TOAFL's Score minimal 65 skala 100)
  • Lulusan mampu mengaplikasikan teknologi informasi minimal 80%.


ENAM ARAH PENGEMBANGAN

  1. Inner Capacity Building (Pembinaan Kapasitas dan potensi sisi dalam diri manusia)
  2. Intellectual and Academic Capacity Building (Pembinaan Kapasitas Intelektual dan Akademik)
  3. Keagungan akhlaq,kedalaman spritual, kekohan akidah, keluasan ilmu, dan kematangan profesionalisme
  4. Institutional Capacity Building (Pembinaan Kapasitas Institusional)
  5. Social Capacity Building (Pembinaan Kapasitas Sosial)
  6. Entrepreneurship and Managerial Capacity Building (Pembinaan Kapasitas Kewirausahaan dan Manajerial)


LIMABELAS BIDANG PENGEMBANGAN

  1. Kepemimpinan
  2. Kemahasiswaan
  3. Sumber Daya Manusia
  4. Kurikulum
  5. Prasarana dan Sarana
  6. Pendanaan
  7. Tata Pamon (govermance)
  8. Sistem Pengelolaan
  9. Sistem Pembelajaran
  10. Suasana Akademik
  11. Sistem informasi
  12. Sistem jaminan mutu internal
  13. Lulusan
  14. Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat
  15. Program studi


DELAPAN PRINSIP SISTEM MANAJEMEN MUTU (ISO:9001:2000)

  1. Fokus kepada pihak penerima pelayanan
  2. Kepemimpinan
  3. Keterlibatan semua personil
  4. Pendekatan proses
  5. Keputusan beradasar sistem
  6. Penyempurnaan berkelanjutan
  7. Pendekatan fakta
  8. Hubungan pemasok yang saling menguntungkan.